Tugas
Kelompok
POLITIK DAN PEMERINTAHAN ASIA TIMUR
![]() |
Oleh
:
|
No.
|
Nama
|
Stambuk
|
|
1.
|
Ricko Yusuf
|
C1A4 15 029
|
|
2.
|
Rani Prastika
|
C1A4 15 069
|
|
3.
|
Henny Aulia Sari
|
C1A4 15 071
|
|
4.
|
Ibnu Al-Faraby
|
C1A4 15 087
|
|
5.
|
Wd. Ruhdiana
|
C1A4 15 111
|
|
6.
|
Milfin
|
C1A4 15 129
|
|
7.
|
Nopita Sari Andi Paraja
|
C1A4 15 135
|
|
8.
|
Muthia Mutmainah Silondae
|
C1A4 15 121
|
|
9.
|
Musrias Dedi
|
C1A4 15 119
|
|
10.
|
Difajrin
|
C1A4 15 125
|
Jurusan
Komunikasi Konsentrasi Hubungan Internasional
Fakultas
Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik
Universitas
Halu Oleo
Kendari
2017
BAB I
PENDAHULUAN
Latar
Belakang
Mongolia adalah negara yang memilik banyak
sejarah. Bangsa Mongolia dulu adalah sebuah kerajaan besar mulai dari
Semenanjung Korea sampai Eropa di wilayah Jerman. Bahkan banyak ahli sejarah
mengakui bahwa Bangsa Mongol memberi kontribusi dalam sejarah dunia. Tahun 1258
kekhalifahan Abasiyah di Irak dan kekaisaran Rusia di Moskow dikuasai oleh
Bangsa Mongol. Begitu banyak sumber daya alam yang ada di negara Mongolia yang
belum sempat dimanfaatkan secara maksimal. Sekitar sepertiga dari jumlah
penduduk negara ini miskin. Namun, jika penduduk Mongolia bisa memanfaatkan
sumber daya alamnya maka mereka tidak perlu mengkspor bahan mentah tetapi
mereka bisa mengekspor barang yang sudah jadi dan pasti akan lebih
menguntungkan bagi negaranya.
Bangsa
Mongol berasal dari daerah pegunungan Mongolia, yang membentang dari Asia
Tengah sampai ke Siberia Utara, Tibet Selatan, dan Mancuria Barat serta
Turkistan Timur. Dahulu pada mulanya bangsa Mongol adalah suatu masyarakat
hutan, yang mendiami hutan Siberia dan Mongolia Luar di antara gurun pasir Gobi
dan danau Baikal. Mereka merupakan salah satu keturunan dari anak rumpun bangsa
Tar-tar. Dari sini menarik untuk kita bahas, bagaimana sebuah bangsa yang awalnya
merupakan bangsa barbar yang tak beradab dan terkenal dengan kekejamannya,
berubah menjadi bangsa beradab dan membangun kembali peradaban yang pernah
dihancurkannya.
BAB II
PEMBAHASAN
1. Sistem Pemerintahan Mongolia
Bentuk
sistem pemerintahan Mongolia yaitu demokrasi parlementer dimana Kepala Negara
adalah Presiden dan Kepala Pemerintahan di jabat Perdana Menteri. Perdana
Menteri Mongolia adalah anggota tertinggi dalam pemerintahan monggolia dan
pemimpin kabinet pemerintahan. Perdana menteri dipilih oleh parlemen dan dapat
diturunkan dari jabatannya melalui mosi tak percaya[1]. Struktur pemerintahan yang sangat terpusat
dibagi menjadi tiga bagian utama:
·
Cabang eksekutif, yang dipimpin oleh
Dewan Menteri;
·
Cabang legislatif, yang diwakili di
tingkat nasional oleh Badan Perdamaian majelis nasional, dan
·
Cabang yudisial, dengan Mahkamah Agung
yang memimpin sistem hukum yang diatur oleh pengadilan dan oleh Kantor
Procurator Republik.
Tugas
dan tanggung jawab masing-masing badan utama ini diidentifikasi dalam
Konstitusi yang diumumkan pada tahun 1960.
2.
Sistem
Kepartaian Negara Mongolia
Sistem Kepartaian (Party System) pertama kali dibentangkan
oleh Maurice Duverger dalam bukunya Political Parties. Duverger mengadakan
klasifikasi menurut tiga kategori, yaitu[2]:
1.
Sistem
Partai Tunggal
Apabila di suatu negara hanya terdapat
satu partai politik saja yang berperan, maka di negara tersebut dapat
dinyatakan menganut sistem partai tunggal, mungkin di negara tersebut benar
benar hanya terdapat satu partai politik saja, akan tetapi mungkin pula
terdapat beberapa partai politik namun yang mempunyai peran hanya satu partai
politik saja. Di negara-negara yang terdapat satu partai politik yang dominan
(negara tersebut dapat dinyatakan menganut sistem partai tunggal), pada awalnya
menganut sistem multi partai atau banyak partai, akan tetapi dalam
perkembangannya hanya terdapat satu partai politik saja yang selalu memenangkan
mayoritas suara dengan meninggalkan partai-partai lainnya jauh dibelakang[3].
Hal itu menyebabkan partai yang dominan tersebut selalu memenangkan pemilu dan
menguasai pemerintahan sehingga membuat partai-partai kecil tidak dapat
bersaing dengan partai dominan tersebut.
2.
Sistem
Multi Partai
Pada umumnya sistem multi partai ini
dianut suatu negara di mana di negara tersebut terdapat beberapa partai politik
(lebih dari dua), dan diantara partai-partai politik yang ada itu memiliki
kekuatan yang seimbang. Pada umumnya negara-negara yang mempunyai masyarakat
yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa akan mempunyai kecenderungan sebagai
negara yang menganut sistem multi partai[4].
Sistem multi partai ini dapat menyebabkan kondisi politik tidak stabil akibat
terjadinya persaingan antar partai politik dalam pemerintahan.
Mongolia merupakan negara yang
menganut sistem kepartaian yang selalu berubah-ubah. Dimulai dengan menggunakan
sistem partai tunggal kemudian berubah menuju sistem multi partai. Demokrasi
di Mongolia dimulai pada tahun 1990 ketika perang dingin berakhir dan Uni
Soviet porak poranda menjadi beberapa negara. Pemerintah Mongolia menanggalkan
model partai tunggal dimana hanya ada Partai Revolusioner Rakyat Mongolia
(semacam Partai Komunisnya Uni Soviet). Pemilu multi partai pertama berlangsung
pada tanggal 29 Juli 1990 dimana Partai Revolusioner Rakyat Mongolia merebut 85
persen kursi di Parlemen, sedangkan sisanya direbut oleh Partai Sosialis
Demokrat.
Setelah
melalui berbagai pendekatan dan perundingan yang alot, Partai Demokrat berhasil
menggandeng Koalisi Keadilan, peserta pemilu yang merupakan gabungan Partai
Revolusioner Rakyat Mongolia dan Partai Demokrat Nasional, yang dalam pemilu
tersebut mendapatkan 11 kursi. Dengan menggandeng Koalisi Keadilan maka jumlah
suara keduanya menjadi 42 kursi, cukup untuk membawa Althankhuyag ke kursi
perdana menteri dan membentuk pemerintahan sendiri.
Tanpa
berlama-lama, dua hari kemudian, tepatnya 10 Agustus 2012, Althankhuyag
dilantik sebagai Perdana Menteri Mongolia yang baru. Dan sesuai amanat
konstitusi, setelah dilantik, tugas pertama Perdana Menteri Althankhuyag adalah
membentuk kabinet dan memilih para menteri agar segera dapat menjalankan
pemerintahannya. Seperti lazimnya pemerintahan koalisi, maka sudah dapat
diperkirakan bahwa komposisi kabinet akan merupakan kombinasi antara
menteri-menteri yang berasal dari Partai Demokrat dan Koalisi Keadilan. Yang
tidak kalah menariknya, adalah sikapPerdana Menteri Sükhbaataryn Batbold yang
berasal dari Partai Rakyat Mongolia. Tidak berapa lama setelah kalah dari
Partai Demokrat, Sükhbaataryn Batbold langsung mengakui kekalahannya dan
memberikan kesempatan kepada Partai Demokrat untuk menentukan pemimpin
pemerintahan Mongolia yang baru. Coba kalau terjadi di Indonesia, kemungkinan
besar proses pengakuannya tidak secepat yang dilakukan Sukhbbaataryn Batbold,
apalagi suara yang didapat Partai Rakyat Mongolia tidak jeblok-jeblok amat
yaitu 25 kursi atau cuma selisih 6 kursi dari perolehan Partai Demokrat.
Lazimnya
kehidupan berdemokrasi, masyarakat membentuk partai-partai politik sebagai
kendaraan untuk menyuarakan kepentingan politik masyarakat. Karena itu sejak
pemilu pertama di tahun 1990, partai-partai politik di Mongolia pun bermunculan
seperti Partai Revolusioner Rakyat Mongolia yang merupakan penjelmaan partai
serupa di era komunis, Partai Sosialis Demokrat, Partai Rakyat Mongolia, dan
Partai Hijau-Sipil[5].
Dan
seperti dikatakan mantan Perdana Menteri Sükhbaataryn Batbold, kemenangan
partai pada dasarnya merupakan cerminan suara mayoratas masyarakat. Dan karena
Partai Demokrat merupakan partai yang mendukung pasar bebas, maka kemenangannya
dapat dimaknai dengan dukungan mayoritas masyarakat terhadap pasar bebas dan
menolak nasionalisasi pertambangan milik asing.
3.
Sistem
Pemilu / Elektorat
Ada tiga macam sistem pemilu yang
di laksakan oleh negara Mongolia yaitu[6]:
1. Pemilu
Parlemen
State khural merupakan lembaga kekuasaan
Negara dan lembaga legistatif tertinggi. Anggota khural dipilih oleh warga
Negara monggolia yang berhak memilih. Warga Negara Mongolia berhak memilih jika
telah mencapai usia 18 tahun. Sidang parlemen yang diselenggarakan setiap 6 bulan
Mongolia dinamakan “Sidang gugur dan sidang musim semi”.
2. Pemilu Presiden
Presiden Mongolia merupakan simbol pemersatu bangsa. Yang dapat
menjadi presiden adalah warga negara Mongolia asli yang telah mencapai usia 45
tahun dan telah bertempat tinggal secara tetap paling sedikit 5 tahun di dalam
negeri. Masa jabatan Presiden Mongolia adalah empat tahun. Khural mengumumkan
tanggal pemilu presiden paling sedikit 75 hari sebelum hari pemungutan suara.
Pemilu presiden diselenggarakan dalam dua tahap. Partai politik yang memiliki
kursi di parlemen mengajukan calon, satu calon per partai atau koalisi partai
di tahap pertama. Kemudian dipilih oleh warga negara Mongolia yang berhak
memilih yaitu yang telah berusia 18 tahun dan tinggal di negaranya pada hari
pemungutan suara. Presiden Mongolia baru dipilih dua kali dan masa jabatannya 4
tahun. Calon yang memenangkan pemilu presiden dilantik 30 hari setelah pemilu
presiden dan bersumpah bahwa ia akan menjaga dan mempertahankan kemerdekaan dan
kedaulatan Mongolia, kebebasan rakyat dan persatuan bangsa berdasarkankonstitusi
dan seksama melaksanakan tugas-tugas sebagai presiden Mongolia.
3. Pemilu
perwakilan daerah atau warga
Pemilu perwakilan daerah atau warga,
provinsi, distrik, bag dan khoroo dilakukan oleh masing-masing gubernur atau
kepala daerah. Para calon gubernur atau kepala daerah dinominasikan oleh khural
dari setiap aimag (provinsi), soum (distrik), bag (subdistrik), dan khoroo
(subdistrik kota). Gubernur provinsi dan ibukota ditunjuk oleh perdana mentri,
kepala distrik (soum) oleh gubernur (provinsi), kepala subdistrik (bag dan
khoroo) oleh kepala distrik (soum) untuk masa jabatan 4 tahun.
4.
Sistem
Ekonomi
Mongolia
merubah sistem perekonomiannya sesuai mekanisme pasar. Mongolia menjadi anggota
World Bank pada tahun 1991 dan World Trade Organization pada
tahun 1997. Sejak itu secara perlahan Mongolia tumbuh dan berkembang sebagai
negara yang memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi yang relatif stabil dengan
mengandalkan sektor peternakan, pertanian dan pertambangan.
Dalam beberapa tahun terakhir , Mongolia telah menunjukkan
tanda-tanda pertumbuhan ekonomi . Pada bulan Februari 2011, Citigroup
ditempatkan Mongolia pada daftar Global Growth Generator , salah satu negara
dengan prospek pertumbuhan yang paling menjanjikan 2010-2050 . Juga pada tahun
2011 , Bursa Efek Mongolia , memiliki total kapitalisasi pasar sebesar $ 2
milyar ( dalam dolar AS ) , empat kali lipat dari $ 406.000.000 pada tahun 2008
.
Namun , Mongolia terus menjadi rentan terhadap monopoli di dekat
China atas ekspor negara itu dan masih dipaksa untuk mengambil 30 persen lebih
sedikit daripada barang-barang mereka akan bernilai di pasar terbuka . Pada
bulan April 2012, pecah kabar bahwa Ivanhoe Mines Kanada akan menjual saham
mayoritas dari sebuah tambang batu bara Mongolia ke produsen aluminium milik
negara Cina. Pengumuman memaksa Parlemen untuk meloloskan peraturan lama yang
melarang perusahaan asing membeli mayoritas industri negara tanpa persetujuan
dari pemerintah . Untuk menyeimbangkan ketergantungan pada China , Mongolia
telah mengulurkan tangan ke Amerika Serikat , mengirimkan pasukannya ke
Afghanistan , Irak dan Alaska di mana mereka melatih dengan Garda Nasional .
Pada bulan Juni 2012, Presiden Elbegdorj dihormati sebagai Juara
Bumi untuk komitmennya terhadap perlindungan lingkungan . Penghargaan ini
berasal dari United Nations Environmental Programme . Pada bulan Juli 2012,
Menlu AS Hillary Rodham Clinton mengunjungi Mongolia dan memuji Elbegdorj pada
upaya untuk mengakhiri korupsi dan kemajuan demokrasi negara itu Pada bulan
Agustus 2012, Norov Altankhuyag menjabat sebagai perdana menteri baru negara
itu
Batu bara, tembaga, emas, dan tanah langka
Mongolia memiliki segalanya. Keuangan negara ini meningkat 14 persen pada paruh
pertama tahun ini[7].
Dale Choi, ahli strategi investasi di perusahaan Frontier Securities di ibukota
Ulan Bator menjelaskan : "Bagi setiap negara di dunia, ini angka yang
cukup tinggi. Perekonomian kami tengah mengalami boom, karena pertambangan dan
dampaknya di sektor lain."
Usaha pertambangan bahan
mentah baru dimulai. Kebangkitan ekonomi selama ini baru mencapai kelompok elit
tertentu, yang mampu membeli mobil dan rumah baru. Sepertiga warga tetap sangat
miskin. Ini menurut Jürgen Wellner, yang bekerja bagi organisasi bantuan World
Vision di Ulan Bator.Tetapi sepertiga dari jumlah penduduk negara ini miskin,
"Negara ini bisa memiliki masa depan cerah, tetapi tidak bagi sepertiga
warganya. Angka pertumbuhan sangat besar. Pertanyaannya adalah, apakah dampaknya
juga dirasakan kalangan bawah? Dalam 10 terakhir, produk sosial bruto Mongolia
juga tumbuh sangat pesat, tetapi kemiskinan tidak mengalami perubahan,"
papar Jürgen Wellner.
Khususnya di pinggiran
kota Ulan Bator tampak kemiskinan. Di sana, penduduk tinggal di tenda
tradisional dan pemasukannya dari pekerjaan tidak tetap. Setengah dari 2,8 juta
warga Mongolia menetap di Ulan Bator. Banyak yang dulunya bangsa nomaden kini
telah pindah ke kota, karena beternak tidak lagi menjamin penghasilan mereka.
Juga karena mereka mencari akses ke modernitas. Namun, lapangan kerja sulit
untuk diperoleh.
Johannes Rey dari
yayasan Konrad Adenauer menjelaskan, "Kemiskinan terjadi, karena dalam 20
tahun terakhir, tidak ada industri yang bisa dibangun. Dan negara ini pada
dasarnya hanya hidup dari hasil penjualan bahan mentah. Artinya, saat ini masih
belum ada pabrik produksi, belum ada industri sekunder. Perkembangan ini harus
berjalan paralel. Di satu pihak perdagangan bahan mentah, di pihak lain harus
diusahakan, bahwa bahan mentah tidak hanya diekspor, tetapi juga dioleh di
negara sendiri."Pemerintah punya ambisi besar dengan permbangunan
industrinya. Namun, sebelumnya infrastruktur harus diperbaiki terlebih dahulu.
Saat ini, 90 persen jalanan tidak diaspal, jaringan rel kereta api yang
melintasi seluruh kawasan Mongolia masih kurang. Ini semua akan berubah dalam
beberapa tahun ke depan.
Mongolia berharap, bisa
mendapat keuntungan dari negara tetangga yang kuat, seperti Rusia dan Cina.
Mereka juga berharap dapat menjalin kemitraan keuangan dengan Amerika Serikat,
Eropa, Jepang dan Korea Selatan. Jalan bagi negara yang berbangsa nomaden yang
terisolasi menjadi bangsa yang memiliki bahan mentah modern masih panjang.
Pembagian kekayaan negara bagi warganya juga masih merupakan masalah politik
yang belum ditemukan solusinya.
5.
Kebijakan
Luar negeri Negara Mongolia
Mongolia lebih memprioritaskan kebijakan luar negerinya dengan
menggabungkan diri sebagai anggota ke-22 Asia Pacific Economic Cooperation
(APEC). kebijakan Mongolia yaitu kebijakan-kebijakan investasi sebagai daya
tarik bagi masuknya penanaman modal asing (PMA).Mongolia terletak di kawasan
Asia Pasifik dan diapit oleh dua negara ekonomi terbesar di dunia, yaitu Rusia
dan Cina. Samudra Pasifik adalah pintu gerbang laut untuk mengakses Mongolia.
Luvsanvandan menteri luar negeri mengatakan, Mongolia menjadi bagian dari Asia
Pasifik bukan hanya karena letak geografisnya, tetapi juga fakta politik.
Mongolia adalah anggota dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Sehingga,
memiliki hubungan ekonomi yang besar dan luas dengan negara-negara anggota APEC
saat ini.
Persentase perdagangan Mongolia dengan negara anggota APEC juga tinggi.
Sebanyak 89,5 persen dari omset perdagangan luar negeri Mongolia berasal dari
ekonomi APEC, termasuk 50,62 persen berupa foreign direct investment (FDI).
Mitra ekspor Mongolia adalah Cina, Kanada, dan Rusia. Ketiga negara anggota
APEC ini merupakan tujuan ekspor Mongolia yang utama, dengan kontribusi 96,4
persen. Sedangkan mitra impor Mongolia adalah Rusia, Cina, Amerika Serikat
(AS), Jepang, dan Republik Korea yang porsinya mencapai 76,8 persen. Mineral
adalah salah satu komoditas ekspor Mongolia. Negara ini memiliki cadangan
tembaga hingga 83,807 juta ton, batu bara 18,473 juta ton, emas 2,4 juta ton,
dan seng 1,74 juta ton. Negara ekonomi APEC merupakan pasar utama eskpor
mineral Mongolia.
Mongolia akan terus memasok komoditas dagangnya, terutama ke negara Asia
Pasifik yang secara substansial akan meningkatkan ekonomi nasional pada masa
depan. Negara ini mendorong kebijakan liberalisasi pasar bebas. Luvsanvandan
mengakui, perdagangan luar negeri yang terbuka berperan penting dalam kemajuan
ekonomi Mongolia. Karenanya, negara ini mendukung rezim investasi dan
perdagangan terbuka di masa depan.
Baru-baru ini, Mongolia dan Amerika Serikat sudah menandatangani
perjanjian transparansi terkait dengan perdagangan internasional dan investasi.
Untuk menyambut pasar bebas ini, Mongolia sudah siap dengan lima koridor
transit ekonomi yang dirangkai dalam proyek skala besar. Pertama, jaringan
kereta api baru untuk angkutan barang ke negara-negara ekonomi APEC, yaitu
Trans-Mongolia Railway. Kedua, jaringan jalan baru yang menghubungkan titik
perbatasan utara Mongolia ke selatan. Terakhir, tiga proyek yang saat ini masih
mencapai level konseptual, mencakup jaringan pipa gas, pipa minyak, dan
transmisi listrik[8].
BAB
III
PENUTUP
Kesimpulan
Mongolia
merupakan pusat Kekaisaran Mongol pada abad ke-13 tetapi dikuasai oleh Dinasti Qing sejak akhir abad ke-17 hingga sebuah pemerintah merdeka dibentuk
dengan bantuan Uni Soviet pada 1921. Akan tetapi,
kemerdekaan Mongolia tidak diakui China sampai tahun 1949.
Setelah Komunis menguasai Cina daratan, China akhirnya mengakui kemerdekaan Mongolia.
Setelah keruntuhan Uni Soviet, Mongolia menganut
aliran demokrasi.
Mongolia
mepunyai luas 1,564,116 km2 , Mayoritas penduduknya beretnis Mongol yang menganut agama Buddha Tibet dengan kehidupan nomaden. Negara yang yang
mempunyai ibu kota bernama Ulan Bator ini mempunyai jumlah penduduk yaitu 2.921.287
jiwa. Mongolia telah menunjukkan tanda-tanda
pertumbuhan ekonomi . Pada bulan Februari 2011, Citigroup ditempatkan Mongolia
pada daftar Global Growth Generator , salah satu negara dengan prospek
pertumbuhan yang paling menjanjikan 2010-2050 . Juga pada tahun 2011 , Bursa
Efek Mongolia , memiliki total kapitalisasi pasar sebesar $ 2 milyar ( dalam
dolar AS ) , empat kali lipat dari $ 406.000.000 pada tahun 2008 . Mongolia
juga terdapat sumber daya alamnya berupa Batu bara tembaga, emas, dan lain . mongolia juga mempunyai pariwisata yang tak kalah
menariknya dengan negara lain seperti Inner Mongolia Museum, Mausoleum of Genghis Khan
dan Hexigten National Geoparkyang jika di kelola
dengan baik tentu akan menambah pendapatan negara Mongolia.
Daftar
Pustaka
Buku
Gamal
Komandoko. Ensiklopedia Pelajar dan Umum.
Pustaka Widyatama . Yokyakarta . 2010. halm.459
Drs. Haryanto, Sistem
Politik: Suatu Pengantar, Liberty, Yogyakarta, 1982, hal 98
Internet
Anonim.
2013. Mongolia Jadi Anggota APEC ke-22. Diakses melalui http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/13/10/05/mu713b-mongolia-jadi-anggota-apec-ke22.
pada tanggal 13 Oktober 2017
Andriani
Nangoy. Mongolia: Negara Kaya Rakyat Miskin. Diakses melalui
http://www.dw.com/id/mongolia-negara-kaya-rakyat-miskin/a-15455213 . pada tanggal
13 Oktober 2017
Aris
Heru Utomo . 2012. Mengintip Dinamika Politik Mongolia. Diakses melalui https://www.kompasiana.com/arisheruutomo/mengintip-dinamika-politik-mongolia_5516ede5a333114977ba7e81.
pada tanggal 13 Oktober 2017
Catherine
Natalia, Sistem Politik di Mongolia, diakses melalui http://www.academia.edu/24395031/SISTEM_POLITIK_DI_MONGOLIA pada tanggal 13 Oktober 2017
[1] Gamal Komandoko. Ensiklopedia Pelajar
dan Umum. Pustaka Widyatama . Yokyakarta
. 2010. halm.459
[2] Prof. Miriam Budiardjo op cit
hal 462
[3] Drs. Haryanto, Sistem Politik:
Suatu Pengantar, Liberty, Yogyakarta, 1982, hal 98
[4] Ibid
[5] Aris Heru Utomo . 2012.
Mengintip Dinamika Politik Mongolia. Diakses melalui https://www.kompasiana.com/arisheruutomo/mengintip-dinamika-politik-mongolia_5516ede5a333114977ba7e81. pada tanggal 13 Oktober 2017
[6] Catherine Natalia, Sistem Politik
di Mongolia, diakses melalui http://www.academia.edu/24395031/SISTEM_POLITIK_DI_MONGOLIA
pada tanggal 13 Oktober 2017
[7] Andriani Nangoy. Mongolia:
Negara Kaya Rakyat Miskin. Diakses melalui
http://www.dw.com/id/mongolia-negara-kaya-rakyat-miskin/a-15455213 . pada
tanggal 13 Oktober 2017
[8] Anonim. 2013. Mongolia Jadi
Anggota APEC ke-22. Diakses melalui http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/13/10/05/mu713b-mongolia-jadi-anggota-apec-ke22. pada tanggal 13 Oktober 2017

sangat inspiratif
BalasHapusmerit casino free spins bonus code - xn--o80b910a26eepc81il5g
BalasHapus2021-10-29 03:25 am. - Valid 메리트카지노 for casinos: yahoo 바카라 casino free spins bonus code yahoo casino free spins งานออนไลน์ bonus code yahoo casino free spins bonus codes yahoo casino free spins